• Minggu, 27 November 2022

Son Masih Ditunggu, Korsel Ingin Ikuti Jejak Jepang Untuk Kejutkan Uruguay Nanti Malam

- Kamis, 24 November 2022 | 09:15 WIB

Striker Korea Selatan Son Heung Min (ikraparkes.blogspot.com)

JABOTABEK UPDATE--Korea Selatan tengah harap-harap cemas menantikan kabar dari kapten Son Heung-min apakah siap diturunkan atau masih harus menunggu. Nanti malam, wakil Asia ini mengawali petualangan dalam Piala Dunia Qatar 2022 dengan menantang  Uruguay yang lebih berpengalaman dalam turnamen ini.

Penyerang Tottenham Hotspur itu mengalami patah tulang sekitar mata kirinya tiga pekan lalu sehingga terpaksa berlatih sambil mengenakan topeng pelindung hitam seperti Zorro.

Dengan kecepatannya Son sangat diharapkan bisa tampil untuk meneror pertahanan Uruguay. Tergabung dalam H, Korsel menghadapi lawan-lawan tangguh yang sudah berpengalaman yaitu Portugal dan Ghana.

Baca Juga: Son Heung Min Patah Tulang di Wajahnya, Timnas Korsel Rugi Besar Bila Absen di Piala Dunia Qatar

"Kami harus memeriksa dan menganalisisnya setiap hari, biarkan dia datang," kata pelatih Korea Selatan Paulo Bento tentang peluang Son bisa turun membela timnya menghadapi Uruguay.

"Kami masih punya waktu untuk membuat keputusan yang tepat dan terbaik bagi kami semua," sambung dia seperti dikutip Reuters.

Son sendiri sudah pasti ingin bermain tetapi dia tak mau mengambil risiko dari terlalu memaksa diri yang bisa fatal akibatnya kepada masa depan dia dalam turnamen ini.

Uruguay tidak menghadapi masalah pelik seperti ini. Justru dengan skuad gabungan senior dan muda, mereka adalah kuda hitam yang bisa mengulangi sukses juara dunia yang sudah dua kali mereka rasakan. Pemain-pemain muda mereka tentunya bernafsu menorehkan catatan besar dalam Piala Dunia pertama mereka.

Baca Juga: Jepang Luar Biasa, Pukul Jerman 2-1

Di antara darah muda Uruguay yang menjadi perhatian adalah rekrutan termahal Liverpool, Darwin Nunez, yang diperkirakan bakal dipasangkan di lini depan bersama striker gaek Luis Suarez yang menjadi tokoh utama di balik perjalanan menawan Uruguay selama Piala Dunia 2010 kala mereka menapak babak semifinal.

Pada usianya yang ke-23 tahun Nunez 12 tahun lebih muda ketimbang Suarez dan Edinson Cavani yang keduanya memainkan Piala Dunia keempatnya. Begitu pula dengan kapten dan pemain Uruguay paling sering membela timnas, Diego Godin.

Nama-nama senior itu masih menjadi jaminan sukses. Tetapi barisan muda mereka tak kalah menawan yang 13 di antaranya adalah debutan Piala Dunia, termasuk gelandang serba bisa Real Madrid Federico Valverde dan pemain Manchester United Facundo Pellistri, serta Rodrigo Bentancur yang sedang dalam performa terbaiknya di lini tengah yang membuat skuad Uruguay merata kualitas dan kekuatannya.

Baca Juga: Kejutan Besar, Saudi Jungkalkan Argentina 2-1

Pelatih Diego Alonso sendiri memandang komposisi senior dan junior dalam timnya sebagai anugerah. Dia percaya Uruguay bisa kembali menjuarai Piala Dunia ini yang sudah mereka lakukan pada 1930 dan 1950.

Namun di balik skuad yang begitu menjanjikan itu, Alonso sebenarnya memiliki celah yang bisa dieksploitasi Korea Selatan, yakni bidang pertahanan mereka. Apalagi sampai tulisan ini diturunkan, Uruguay masih belum pasti apakah pilar mereka yang beberapa waktu lalu menjalani operasi paha, Ronald Araujo, bisa dimainkan melawan Korea Selatan yang empat tahun lalu tampil mengejutkan saat melawan Jerman.

Uruguay juga mesti mewaspadai efek Arab Saudi mengalahkan Argentina kepada tim-tim Asia yang benar saja diikuti jejaknya oleh Jepang yang menumbangkan Jerman sehari kemudian.

Baca Juga: Hadapi Maroko, Kroasia Dibayangi Kelahan Argentina oleh Saudi
Uruguay sudah 14 kali mencapai putaran final Piala Dunia, sedangkan Korea Selatan melakukannya 11 kali. Namun kedua tim tidak memiliki catatan bagus dalam pertandingan pembuka mereka.

Korea Selatan kalah atau imbang dalam pertandingan pertama pada dua Piala Dunia terakhirnya, sedangkan Uruguay gagal memenangkan pertandingan pembuka mereka dalam enam dari tujuh edisi terakhirnya.


Prediksi sebelas pemain pertama

Korea Selatan (4-3-3):
 Kim Seung-gyu; Kim Moon-hwan, Kim Young-gwon, Kim Min-jae, Kim Jin-su; Jung Woo-Young, Hwang In-beom, Lee Jae-sung; Hwang Hee-chan, Son Heung-min, Hwang Ui-jo

Uruguay (4-3-3): Sergio Rochet; Guilermo Varela, Diego Godin, Jose Gimenez, Mathias Olivera; Rodrigo Bentancur, Matias Vecino, Federico Valverde; Giorgian De Arrascaeta, Luis Suarez, Darwin Nunez.

Editor: Jiwa Yudha

Sumber: Antaranews.com, Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Eden Hazard: Generasi Emas Belgia Sudah Lewat

Sabtu, 26 November 2022 | 19:31 WIB

Australia Ungguli Tunisia 1-0 Dalam Laga Grup D

Sabtu, 26 November 2022 | 19:10 WIB

Argentina Wajib Menang Lawan Meksiko Nanti Malam

Sabtu, 26 November 2022 | 12:26 WIB

Qatar Kalah Lagi, Tak Ada Harapan Lolos Fase Grup A

Jumat, 25 November 2022 | 23:39 WIB

Brasil Cemaskan Kondisi Neymar Yang cedera

Jumat, 25 November 2022 | 19:36 WIB

Kemenangan Brasil Dibayar Mahal, Neymar Cedera

Jumat, 25 November 2022 | 11:09 WIB
X